11/22/2019
Suku Indian Oklahoma Dan Jaksa Menghadapi Kebuntuan Terkait Perjanjian Operasi Casino

Suku Indian Oklahoma Dan Jaksa Menghadapi Kebuntuan Terkait Perjanjian Operasi Casino

Negosiasi antara Jaksa Umum Oklahoma dengan 35 suku di seluruh Amerika Serikat dimulai pada Senin lalu dan disebutkan negosiasi tersebut menemui jalan buntuk terkait dengan perpanjangan secara otomatis dari izin permainan dan judi.

Sebanyak 35 suku di Amerika Serikat bersatu dalam posisi bahwa kontrak yang mereka miliki akan secara otomatis diperpanjang setelah 1 Januari jika ketentuan baru tidak tercapai.

Suku Indian Oklahoma Dan Jaksa Menghadapi Kebuntuan Terkait Perjanjian Operasi Casino
Suku Indian Oklahoma Dan Jaksa Menghadapi Kebuntuan Terkait Perjanjian Operasi Casino

Perjanjian judi dan permainan di negara bagian tersebut saat ini mengharuskan para suku untuk membayar antara 4 hingga 10 persen pendapatan bersih casino sebagai biaya eksklusifitas yang dimana bertujuan untuk memberikan eksklusifitas bagi para suku hal untuk mengoperasi casino di Oklahoma.

Dari biaya tersebut, negara bagian memperoleh pembayaran total yang mencapai 139 juta dollar AS pada tahun lalu.

Pada perjanjian ini, kara suku tidak akan diizinkan untuk menawarkan banyak permainan casino termasuk poker, blackjack dan mesin slot elektronik yang bergaya permainan.

Jaksa Umum Oklahoma, Mike Hunter menggambarkan pertemuan tertutup selama dua jam ini merupakan kesempatan yang baik untuk menunjukan posisi dari negara bagian.

“Tujuan utamanya dari proses ini adalah menyelesaikan semua perselisihan, menyelesaikan dan menuju posisi dimana tidak ada lagi halangan untuk melihat cara mengubah perjanjian yang dimana membawa keuntungan untuk para suku selaku operator casino dan negara bagian,” jelas Hunter.

Chairman Oklahoma Indian Gaming Association, Matthew Morgan mengatakna bahwa terdapat perselisihan utama mengenai bahasa perpanjangan dan pemimpin suku ingin memanfaatkan waktu yang mereka miliki untuk membahas ini secara internal di masing-masing suku.